kabar berita info soloraya

Wawali Astrid Dorong Festival Rempah Jadi Agenda Event Tahunan

SOLO-Wakil Wali Kota Surakarta Solo, Astrid Widayani, menegaskan komitmennya untuk mendorong Festival rempah sebagai salah satu agenda penting dalam event resmi Kota Solo. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri pembukaan Festival Pawon Rempah yang digelar di Taman Balekambang, Jumat (5/9/2025).

Festival ini diinisai oleh Pareso ( Asosiasi Pawon Rempah Solo ) dan diikuti oleh pelaku UMKM rempah dari seluruh eks Karesidenan Surakarta, menghadirkan beragam produk olahan rempah mulai dari bahan mentah, bumbu siap saji, hingga inovasi minuman dan pangan berbasis rempah.

Ajang ini tidak hanya menampilkan kekayaan rempah Nusantara sebagai warisan budaya, tetapi juga menegaskan peran rempah sebagai komoditas perekonomian yang berpotensi besar mengangkat kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Astrid menyampaikan bahwa rempah harus diposisikan lebih dari sekadar identitas kuliner Jawa dan Nusantara. Lebih jauh, rempah memiliki nilai ekonomi strategis yang dapat menjadi daya tarik wisata, membuka peluang ekspor, sekaligus meningkatkan daya saing UMKM lokal.

“Rempah-rempah adalah warisan leluhur yang pernah menjadi alasan bangsa-bangsa besar datang ke Nusantara. Kini tugas kita adalah menghidupkan kembali kejayaan rempah dengan menjadikannya agenda resmi kota dan bagian dari event pariwisata serta ekonomi kreatif. Kami di Pemerintah Kota Solo siap memfasilitasi serta mengusulkan agar agenda rempah ini masuk dalam kalender event tahunan Solo,” ujar Astrid.

Selain itu, ia menambahkan bahwa pemerintah kota akan memberikan dukungan strategis berupa promosi, pelatihan, hingga fasilitasi perizinan dan pemasaran agar produk UMKM rempah mampu menembus pasar lebih luas.

Festival Pawon Rempah sendiri dirancang tidak hanya sebagai pameran produk, tetapi juga menghadirkan edukasi budaya dan sejarah rempah, demo memasak, hingga workshop pengolahan rempah modern. Harapannya, masyarakat semakin mencintai produk lokal dan pelaku UMKM mendapatkan ruang berkembang lebih luas.

Pemerintah Kota Solo juga melihat peluang bahwa agenda rempah dapat dipadukan dengan sektor pariwisata. Dengan adanya event-event kuliner berbasis rempah, wisatawan akan mendapat pengalaman khas yang memperkuat citra Surakarta sebagai kota budaya sekaligus kota kuliner.

Festival Pawon Rempah tahun ini menjadi momentum awal untuk menjadikan rempah sebagai ikon baru Kota Solo, sejajar dengan agenda budaya dan pariwisata lain yang sudah mapan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan lebih banyak pelaku usaha, akademisi, serta komunitas budaya agar rempah benar-benar menjadi gerakan bersama yang berdampak nyata bagi ekonomi masyarakat. []

Popular

Related

Berita Lainnya