RS UNS Resmikan Klinik Gagal Jantung Pertama Se-Jateng-DIY

SOLO – Sebagai rangkaian peringatan tiga tahun Peresmian Operasionalnya, Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret (RS UNS) kembali memperkuat pelayanannya kepada masyarakat dengan meresmikan Klinik Gagal Jantung Sebelas Maret (Sebelas Maret Heart Failure Clinic), pada Senin, 12 Agustus 2019, oleh Direktur RS UNS, Prof. Dr. dr. Zainal Arifin Adnan, Sp.PD-KR, FINASIM.

Klinik Gagal Jantung yang telah mendapat pengakuan dari Pokja Gagal Jantung Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Kardiovaskular Indonesia (PP PERKI) ini merupakan Klinik Gagal Jantung kelima di Indonesia, dan menjadi yang pertama ada di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Klinik yang dirintis sejak Mei 2019 sebagai klinik Level Prototipe, diresmikan sebagai Klinik Gagal Jantung Level Satu, dengan layanan spesialistik dari dr. Irnizarifka, Sp.JP, FIHA.  dr. Habibie Arifianto, Sp.JP(K), M.Kes., FIHA. dan dr. Astri Kurniati Martiana, SpJP, FIHA.

Klinik ini menjadi lebih istimewa karena terintegrasi dengan program penelitian CORE-HF (COmprehensive Registry and rEsearch on Heart Failure), dimana salah satu hasil CORE-HF menyatakan 75,3 persen pasien mengalami perbaikan secara subyektif dan obyektif setelah menerima perawatan Klinik Gagal Jantung. Selain itu, Klinik Gagal Jantung Sebelas Maret juga terintegrasi dengan program pengabdian masyarakat Heart Talk SOC-HF (SOlo Course on Heart Failure), yang pada tahun ini akan diselenggarakan pada November 2019.

Dengan diresmikannya Klinik Gagal Jantung Sebelas Maret yang berlokasi di Poliklinik Lantai 2 Gedung Utama RS UNS, diharapkan para pasien gagal jantung di wilayah Jateng dan DIY akan lebih mudah mendapatkan perawatan paripurna, dan tentunya, selaras dengan salah satu tujuan didirikannya RS UNS, Klinik ini juga akan menunjang program pendidikan spesialis unggulan Prodi Jantung dan Pembuluh Darah FK UNS. []

 

%d bloggers like this: