Aliansi Masyarakat Nusantara Gelar Deklarasi Solidaritas untuk Papua Damai

SOLO – Sejumlah elemen masyarakat Kota Surakarta dari berbagai suku yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Nusantara, Jumat malam (30/8) di Atria Caffe, Solo, menggelar deklarasi solidaritas Nusantara untuk Papua damai.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Walikota Surakarta FX Hadi Rudiyatmo, Kapolresta Surakarta, AKBP Andy Rifai, Dandim 0735/ Surakarta, Letkol Inf. Ali Akhwan, dan sejumlah perkumpulan masyarakat dari berbagai suku di Indonesia, seperti dari jawa, Batak, Bali, Tapanuli, Sumbawa, Madura, Kalimantan, Papua, dan suku-suku dari daerah lainnya.

Dalam deklarasi ini, mengusung tema  ‘Merajut Kebhenekaan, Memperkokoh NKRI’, yang dipilih sebagai respon situasi yang terjadi di tanah di Papua.

Sebelum deklarasi, seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan oleh Dandim, Kapolresta, Walikota Surakarta, serta perwakilan dari suku Batak dan Papua, yang inti dari semuanya sama, menekankan bahwa kita semua adalah saudara satu bangsa yaitu Indonesia.

Menurut walikota surakarta FX Hadi Rudiatmo, semua suku dari sabang sampai merauke semua menjadi satu ikatan yaitu NKRI. Sehingga persaudaraan dan persatuan harus tetap dan terus dijaga.

“Rasa persatuan dan kebersamaan, dan perdamaian harus dijaga kita semua sesama saudara,” jelas Rudi.

Usai sambutan, seluruh peserta membacakan dan menandatangani deklarasi damai yang isinya, Kami Masyarakat Nusantara, dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara bertekad:

  1. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan ideologi Pancasila dan UUD 1945.
  2. Menghormati dan menghargai perbedaan Suku, Agama, Ras dan Golongan yang menjunjung tinggi nilai-nilaiBhineka Tunggal Ika.
  3. Menolak segala bentuk intoleransi, rasialisme, radikalisme, sparatisme yang mengancam dan menimbulkan perpecahan di masyarakat.
  4. Saling menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, bahu membahu serta saling bekerja sama satu sama lain tanpa memandang Suku, Agama, Ras dan Golongan.

baca: AAJI Gelar Ajang Bergengsi Penghargaan Agent Asuransi

Usai cara deklarsi, Rico Irianto Mauri, warga asli Papua yang lama menetap di Karanganyar, sekaligus sebagai orang yang dituakan di paguyuban masyarakat Papua di Surakarta, menyampaikan pesan untuk adik adiknya yangada di Papua, untuk menjaga Papua dari tindakan-tindakan anarkis. Sebagai anak Papua, kita satu bangsa indonesia.

“Kita memiliki hak dan kewajiban yang sama di negara Indonesia ini. Jangan membuat kerusakan dan kerusuhan di bumi Papua. Jangan mudah terprovokasi dengan menerima informasi yg blm tentu kebenarannya.Ini dari abangmu yg lebih dulu lahir,” pesan Rico Irianto Mauri. []

%d bloggers like this: