Voca Erudita UNS Borong Prestasi di Kancah Internasioal

SOLO – Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Voca Erudita Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang mewakili UNS dalam kompetisi paduan suara tingkat internasional ‘5th Karangturi International Choir Competition 2019’ berhasil menorehkan prestasi. Kompetisi ini diselenggarakan di Semarang pada 13 hingga 16 November 2019 kemarin.

Prestasi yang berhasil ditorehkan oleh Voca Erudita adalah Gold Champion of Musica Sacra Category, Gold Champion in Equal Category for Voca Erudita Female Choir, Gold Medal in Equal Category for Male of Voca Erudita, serta Outstanding Conductor yang diraih oleh Agata Martha Wardani dari Voca Erudita Female Choir.

Dalam kompetisi tersebut, Voca Erudita mengikuti 2 kategori sekaligus, yaitu kategori Musica Sacra dan Equal Voices. Khusus untuk kategori Equal Voices, Voca Erudita UNS mengirimkan dua tim, yaitu Female Choir yang merupakan kelompok suara wanita yang terdiri dari sopran dan alto serta formasi Male Choir yang merupakan kelompok suara pria yang terdiri atas tenor dan bass.

baca: UKM Karate UNS Borong Juara di Brawijaya University Championship

Saat ditanya mengenai komposisi tim dan lagu yang dibawakan Voca Erudita dalam ajang 5th Karangturi International Choir Competition 2019, Ketua PSM Voca Erudita UNS, Muhammad Hazim Fauzi mengatakan bahwa Voca Erudita UNS memboyong 60 penyanyi dan 3 konduktor serta menyanyikan sejumlah lagu, seperti Beati Mortui dan Son tus Ojos.

Paduan Suara Mahasiswa Voca Erudita Universitas Sebelas Maret
Paduan Suara Mahasiswa Voca Erudita Universitas Sebelas Maret

“Ada 60 penyanyi bersama 3 konduktor, yaitu Ardian Dika Adhyatma, Agata Martha Wardani dan Yosua Wiba Aguntar maju membawakan lagu-lagu pada kategori Musica Sacra dengan judul Die Himmel erzahlen die Ehre Gottes, O Sapientia dan Gloria Patri. Dalam kategori Equal Voices, Voca Erudita Female Choir menyanyikan lagu Sacrum, Aglepta dan Salve Regina Sedangkan Male of Voca Erudita menyanyikan lagu Beati Mortui, Kalejs Kala Debesis dan Son tus Ojos,” ujar Muhammad Hazim Fauzi, Senin (18/11/2019).

Muhammad Hazim Fauzi juga menambahkan bahwa perjalanan Voca Erudita dalam 5th Karangturi International Choir Competition 2019 terbilang sangat berat sebab Voca Erudita harus bersaing dengan sejumlah kompetitor berat, seperti Paduan Suara Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan Telkom University Choir.

“Kurang lebih dalam 3 bulan proses berlatih, usaha dari Voca Erudita tak sia-sia. Perjuangan dari 3 tim formasi dalam 2 kategori dinyatakan lolos ke babak Grand Prix untuk Voca Erudita dan Voca Erudita Female Choir, berkompetisi lagi dengan 6 paduan suara lainnya yang terpilih yaitu Angelus Voice, Paduan Suara Mahasiswa UGM, Gratia Choir, St. Louis High School Choir, Telkom University Choir dan St. Louis Female Choir.”

Dengan hasil yang berhasil ditorehkan ini, mewakili PSM Voca Erudita, Hazim  mengucapkan terima kasih atas dukungan sejumlah pihak yang telah menyokong usaha dan perjuangan Voca Erudita dalam setiap kompetisi. Ia juga berharap agar prestasi yang berhasil diraih menjadi motivasi bagi Voca Erudita kedepannya untuk senantiasa berkarya.

“Penghargaan yang kami terima, kami persembahkan untuk kalian semua yang telah mendukung kami. Kami tanpa kalian apalah daya kami. Kepada semua pihak yang telah mendukung kami, sekali lagi kami ucapkan banyak terimakasih. Semoga pencapaian ini tidak menjadi yang terakhir melainkan menjadi motivasi kami agar tetap berkarya dan lebih berprestasi,” imbuhnya.

%d bloggers like this: