Konsolidasi Pemuda Pancasila Karanganyar, Tangkal Faham Radikalisme

KARANGANYAR – Sekertaris Majelis Pengurus Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Jawa Tengah, Paryono, memberikan arahan kepada Pengurus Anak Cabang (PAC) Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, dalam konsolidasi PAC, Minggu malam (24/11) di Desa Gondangrejo.

Dalam arahanya, Paryono, mengajak seluruh pengurus PAC Pemuda Pancasila Gondangrejo, untuk terus senantiasa menjaga Pancasila, dari rongrongan faham yang ingin mengganti Pancasila sebagai dasar idiologi bangsa.

“Pemuda Pancasila merupakan ormas kepemudaan yang kehadirannya memiliki tujuan menjaga Pancasila. Sehingga, seluruh kader PP, harus menjadi garda terdepan dalam mengamalkan dan menjaga Pancasila dari rongrongan faham radikalisme dan faham lain yang berusaha  menggantikan Pancasila,” seru Paryono.

Paryono, menambahkan, konsolidasi selain untuk memperkuat bidang kerja organisasi, juga untuk melaksanakan program-program organisasi berupa KTA-nisasi, sebagai upaya merapikan keanggotaan PP dari pusat sampai anak ranting.

“MPW Jawa Tengah miliki program konsolidasi pembentukan pengurus sampai anak ranting, targetnya 3 juta KTA di Jawa Rengah. Sementara, Karanganyar sendiri, saat ini masih terus menyelesaikan konsolidasi organisasi. MPW sudah, MPC sudah, diharapkan PAC dan Ranting, bisa segera rampung terbentuk, baik defakto maupun dejure,” imbuh Paryono.

baca: Penghayatan Nilai Pancasila, Tangkal Faham Radikalisme

Saat ini, sambung Paryono, sejumlah kabupaten di Solo Raya, diantaranya Sragen, Wonogiri, dan Klaten, sudah terkonfirmasi akan segera menyelesaikan konsolidasi pengurus untuk program KTA-nisasi.

Sementata untuk wilayah Karanganyar, konsolidasi program sudah hampir selesai, dengan target akhir tahun 2019 terbentuk struktur kader 20.000 kader ber KTA.

Dengan terus menginventarisir kader maupun anggota PP, untuk KTA-nisasi, maka keanggotaan PP akan terukur dan rapi. Sehingga konsolidasi akan dapat berjalan baik hingga akar rumput.

“Dengan KTA-nisasi, keanggotaan PP akan dapat diukur dengan baik.Sehingga akan memudahkan konsolidasi kerja organisasi,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Karanganyar, Disa Ageng Alifven, mengatakan, bahwa secara geografis, Gondangrejo, berada diperbatasan Kabupaten Boyolali, dari sisi Barat, Kabupaten Sragen, dari sisi Utara, dan Kota Solo, dari sisi Selatan, sehingga itu menjadi tantangan tersendiri pengurus PAC Gondangrejo, untuk melakukan pendekatan pada masyarakat di kawasan perbatasan.

“Seluruh kader PP harus siap dan waspada siap untuk menjaga Pancasila dan waspada, terhadap berbagai ancaman faham-faham radikal,” kata Disa.

%d bloggers like this: