Rektor UNS Tandatangai MoU dengan University of Electro Communication Japan

SOLO – Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof. Jamal Wiwoho bersama Presiden University of Electro Communication (UEC) Jepang, Takashi Fukuda, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bertempat di Ruang Sidang Rektor Gedung Rektorat dr. Prakosa, Kamis (9/1/2019).

Dalam penandatanganan nota kesepahamanan tersebut, Prof. Jamal Wiwoho turut didampingi oleh Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Prof. Dr. rer. nat. Sajidan, Kepala Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Layanan Internasional Irwan Trinugroho, Ph.D., dan Direktur Branch Office UEC UNS Prof. Budi Kristi.

Mengawali sambutannya, Prof. Jamal Wiwoho mengucapkan terima kasih atas kehadiran Presiden UEC Jepang, Takashi Fukuda, yang sudah mau menyempatkan diri untuk hadir di UNS dalam rangka menindaklanjuti kerjasama antara UNS dan UEC.

“Kami senang dapat menyambut Presiden Fukuda di Universitas Sebelas Maret (UNS). Kami ingin mengucapkan terima kasih atas kunjungannya. UNS sepenuhnya menyadari bahwa di dalam dunia globalisasi saat ini, kerja sama dengan perguruan tinggi di berbagai negara adalah hal yang sangat penting, terutama untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang kami berikan kepada mahasiswa untuk memenuhi standar internasional,” ujar Prof. Jamal Wiwoho.

Untuk mewujudkan kualitas pendidikan yang bertaraf internasional tersebut, Prof. Jamal mengharapkan agar lulusan dari berbagai universitas mampu berkolaborasi untuk mendongkrak hasil riset yang ada.

 

“Kedepannya, kerja sama akan meliputi bidang pendidikan dan penelitian di mana nota kesepahaman akan ditandatangani hari ini. Juga, kami sangat berterima kasih atas kepercayaan Anda kepada UNS untuk menjadi tuan rumah kantor UEC di sini.”

Secara terpisah, Direktur Branch Office UEC UNS, Prof. Budi Kristi mengatakan bahwa kerja sama yang dapat dijalin dengan UNS merupakan sebuah kemajuan yang sangat luar biasa. Hal tersebut ia katakan sebab perguruan tinggi di Jepang tidak mudah untuk diajak bekerja sama dengan perguruan tinggi di Indonesia.

“Di Jepang itu (red: perguruan tinggi) peringkatnya tinggi-tinggi. Dan, UEC mau bekerja sama dengan kita itu bagus. Di UNS ini, UEC mau membuka branch office dan menjadi satu-satunya di Indonesia,” ujar Prof. Budi Kristi.

%d bloggers like this: