Lembaga Dewan Adat Keraton Surakarta Peringati Hari Berdirinya Keraton

SOLO – Keluarga besar Keraton Kasunanan Surakarta, termasuk kerabat, sentono dalem, serta ratusan abdi dalem, Sabtu siang (5/9/2020) berkumpul di Pagelaran Keraton, menggelar doa dan syukuran dalam rangka memperingati hari berdirinya Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, yang ke 275 tahun.

Dengan mengenakan pakaian jawa, seluruh yang hadir, termasuk sejumlah masyarakat tampak khidmat membaca tahlil, yang dilanjutkan doa bersama yang dipimpin ulama keraton.

Menurut penasehat Lembaga Dewan Adat Keraton Surakarta, KPH Eddy Wirabumi, kami keluarga besar Keraton Surakarta, berkumpul menggelar doa bersama dan syukuran memperingati berdirinya Keraton Kasunanan Surakarta, yang ke 275.

“Kita berdoa kepada Tuhan, agar Keraton Kasunanan Surakarta ke depannya diberikan ketenteraman dan kemakmuran. Demikian juga negara kesatuan republik Indonesia,” ungkap Eddy Wirabumi.

Peringati Hari Jadi, Keraton Kasunanan Gelar Doa Bersama Sabtu (5/9).
Peringati Hari Jadi, Keraton Kasunanan Gelar Doa Bersama Sabtu (5/9).

Dalam peringatan ini, imbuh Eddy, ada dua momen penting yang kebetulan mengiringi, peringatan berdirinya Karaton atau Wilujengan Hamengeti Hadeging Karaton Dalem Mataram Surakarta Hadiningrat dari  Kartosuro ke Surakarta, yaitu, satu, bergabungnya Karaton Kasunanan kedalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, 75 tahun lalu dan dua, turunnya putusan Mahkamah Agung (MA) RI nomor 330.K/Pdt/2020 tanggal 27 Februari 2020 lalu.

Dimana dalam Putusan Mahkamah Agung membatalkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Solo dan Pengadilan Tinggi (PT) terkait pembubaran Lembaga Dewan Adat (LDA) dan Yayasaan Kraton Surakarta.

“Dua momen penting itu merupakan hal yang harus disyukuri, sebagai momen yang indah untuk semua keluarga besar keraton, agar dapat kembali bersatu dan memajukan keraton,” sambung Eddy, yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Lembaga Hukum Kraton Kasunanan Surakarta (LHKS).

Keraton Kasunanan Surakarta, merupakan kerajaan pertama di Nusantara, yang mengakui kedaulatan Republik Indonesia.

“1 September merupakan hari bersejarah bagi Kraton Kasunanan dan Mangkunegaran. Saat itu Sinuhun Paku Buwono XII dan Mangkunegaran (MN) VIII mengakui kedaulatan Republik Indonesia. Dan Karaton Kasunanan menjadi Karaton pertama di Nusantara yang mengakui dan bergabung dengan Repubkik Indonesia,”paparnya.

Di akhir acara, ditutup dengan pembagian, bubur Suro kepada seluruh peserta yang hadir di Pagelaran Keraton Kasunanan Surakarta.

%d bloggers like this: