Lima Kuliner Solo yang Nikmat Menggoyang Lidah

SOLOKota Solo dikenal dengan surganya kuliner, beberapa makanan sudah ada sejak jaman Kerajaan Keraton Surakarta Hadiningrat. Sehingga tak heran bila rasa makanan yang dihasilkan nikmat dan lezat. Karena sudah mengalami proses pengalaman memasak puluhan tahun hingga ratusan tahun yang dilakukan oleh para juru masak. Keahlian ini diturunkan kepada generasi-generasi selanjutnya. Bahkan saat ini masyarakat umum pun sudah banyak yang berjualan makanan tradisional yang dulunya berasal dari keraton.

Ciri khas makanan dari Solo mengandung unsur pedas, gurih, manis, dan asam.

Sampoerna untuk Indonesia bersama yayasan BEDO pun ikut melestarikan makanan tradisional  dengan program MADHANG agar makanan tradisional terutama yang berasal dari UMKM dapat tetap terus berjalan dan berkembang dengan memberikan pelatihan cara pemasaran,managemen,cara berjualan online,penampilan makanan hingga kebersihan makanan. Bahkan memberikan bantuan bedah dapur agar dapur bersih dan hiegienis dalam menyajikan makanan.

Berikut beberapa makanan tradisional UMKM yang hingga saat ini masih digandrungi oleh masyarakat.

1. Nasi Liwet Bu Sadinem

Bu Sadinem telah berjualan nasi liwet selama 40 tahun. Bu Sadinem menjual nasi liwet dengan cara menggendong dagangannya berkeliling kampung. Dirinya berjualan berangkat dari rumahnya di Kragilan rt 04 rw 13 kelurahan banjarsari solo hingga sampai kelurahan nusukan. Bu Sadinem berjualan mulai pukul 7 hingga 9.30 WIB. Saat ini dirinya berjualan hari Jumat hingga Minggu saja karena faktor usia.

“Saya ingin berjualan di satu tempat saja tidak keliling karena sudah tua,” jelas Bu Sadinem.

Nasi liwet Bu Sadinem dijual dengan harga yang terjangkau. Dengan uang 5000 rupiah Anda sudah dapat menikmati sepincuk nasi liwet dengan lauk sayur jipang,dan suiran ayam ditambah areh dari santan kelapa. Bila nasi liwet ditambah lauk telur harga 10.000 rupiah dan bila menggunakan kepala ayam seharga 12.000 rupiah seporsi.

Selat Solo atau sering disebut dengan bistik jawa
Selat Solo atau sering disebut dengan bistik jawa
  1. Selat Masbos Joko

Selat Solo merupakan makanan yang berisi sayur sayuran seperti wortel, boncis, kentang,daun selada, timun telur dan daging sapi yang bisa dibuat galantin maupun daging giling. Ditambah dengan kuah segar manis dengan rasa rempah. Kalau Selat Solo buatan pak Joko yang terletak di jalan sri gading 3136 Mangkubumen Solo rasa kuahnya ada rasa gurihnya karena ditambah dengan susu fresh milk.

Pak Joko menjual secara online dengan harga selat galantin 15 ribu per porsi dan selat daging 18 ribu per porsi. Pak Joko juga menerima pesanan secara off line dengan harga 12 ribu per porsi untuk selat galantin dan 15 ribu per porsi untuk selat daging giling.

Serabi merupakan makanan yang terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan santan dan digoreng di atas arang
Serabi merupakan makanan yang terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan santan dan digoreng di atas arang
  1. Serabi Bu Tipuk

Kue serabi ini terbuat dari tepung beras dan santan dan untuk toping nya kadang diberi meses coklat, buah nangka, dan buah pisang. Dan rasa dari serabi manis dan gurih. Serabi Bu Tipuk yang berjualan di jalan Bangunharjo  rt 03 rw IX Gandekan Solo ini dijual dengan harga murah. Setiap satu biji serabi dihargai seribu rupiah.Adapun varian yang dijual serabi original dan yang diberi toping coklat meses.

Tengkleng, masakan sejenis sup dengan bahan utama tulang kambing.
Tengkleng, masakan sejenis sup dengan bahan utama tulang kambing.
  1. Tengkleng

Makanan kuah yang berasal dari tulang kambing yang masih ada sedikit daging yang menempel dan jeroan kambing yang berisi babat, otak, hati, limpa serta kepala kambing. Kemudian dimasak dengan kuah encer yang segar dan dihiasi dengan cabe rawit merah yang utuh. Makanan ini dahulu untuk abdi dalem keraton sementara daging kambingnya dimasak untuk raja dan keluarganya. Namun seiring perkembangan waktu masakan ini sangat digemari oleh masyarakat luas selain sate kambing. Masakan tengkleng ini di setiap acara acara di kota Solo tak ketinggalan selalu ada dan selalu diserbu oleh pengunjung. Beberapa penjual tengkleng ini diantaranya tengkleng Pasar Klewet, tengkleng mbak Diah, dan tengkleng Mardi.

Sejenis sop yang berisi suwiran daging ayam, irisan telur, pindang kecap, ati ampela, hingga potongan sosis
Sejenis sop yang berisi suwiran daging ayam, irisan telur, pindang kecap, ati ampela, hingga potongan sosis
  1. Timlo Solo

Kuliner yang satu ini mirip soto atau sop yang banyak kita jumpai di berbagai kota di Indonesia, namun Timlo Solo menawarkan sensasi citarasa yang lebih segar dalam setiap sendok yang kita makan. Timlo Solo terdiri dari mie soun, suwiran ayam, potongan sosis Solo, wortel dan irisan telur masak kecap, terkadang juga ditambahi potongan hati ayam dan telur dadar plus taburan bawang goreng untuk kemudian disiram kuah kaldu panas , membuat kuliner yang satu ini begitu segar. Warung makan yang menjajakan Timlo ini begitu banyak tersebar di berbagai tempat di kota Solo, jangan ketinggalan sempatkan mencicipi Timlo ysaat berkunjung di kota Solo.

%d bloggers like this: