Pesona Jemani Sampai Saat Ini Masih Diminati

KARANGANYAR – Berbicara tanaman hias maka kita akan disuguhi berbagai nama yang kadang bisa membuat kepala pusing kalau menghafalnya. Karena tidak sedikit tanaman hias yang menggunakan nama latinnya.

Ada satu jenis tanaman hias yang sudah akrab ditelingga para penghobi tanaman hias sejak tahun 2007 yang lalu. Tanaman hias tersebut adalah Anthurium Jenmanii atau yang sering disebut jemani, salah jenis dari varian Anthurium dengan ciri daun tebal ini sungguh enak dipandang mata.

Untuk mengetahui bagaimana karakter dan geliat tanaman hias ini, Solotrend secara khusus mendatangi salah satu Nurseri di Kampung Seribu Kembang, Nglurah Tawangmangu, Semut Idjo Nurseri, Minggu (20/12/2020).

baca: Malam Menjadi Waktu Istimewa bagi Pemburu Tanaman Hias

Aris Suharto pemilik Semut Idjo Nurseri menjelaskan bahwa Anthurium Jemani masih mempunyai fans berat sampai sekarang dan para penggemarnya sudah menyebar ke seluruh Indonesia.

“Kalau boleh dibilang pecinta Jemani itu sudah ‘gathok’, seperti para penikmat rokok. Untuk tahun ini sendiri sebenarnya kami sudah kewalahan melayani bibitan dan anakan Jemani sejak bulan Juni-Juli, tahun ini,” katanya.

Kalau berbicara apa sich Jenmanii yang menjadi primadona yang banyak diburu pada tahun ini, yaa Jenmanii yang ‘Good Locking’.

Pria yang sudah tidak asing lagi namanya didunia tanaman hias terutama Jenmanii ini menjelaskan bahwa tanaman ini sendiri sebenarnya banyak varian hasil dari silangan para petani.

“Untuk saat ini memang yang banyak diburu oleh para penghobi adalah Jemani Mangkok Varigata. Akhir-akhir ini para petani sendiri sudah banyak menyilangkan sehingga sudah ada jenis yang mempunyai Varigata Pink, kemerahan bahkan jemani hitam,” tambahnya.

Jadi sekarang jemani varigata sudah tidak lagi hanya didominasi Varigata kuning dan putih.

Untuk tips bagi para penggemar tanaman hias terutama Jemani sendiri Aris Semut Idjo mengatakan bahwa agar kita bisa mempunyai jenis jemanii yang berkwalitas dan berkarakter maka ada tiga cara untuk mendapatkannya, yang pertama pemilihan bibit, pemilihan media tanam yang baik dan perawatan yang paripurna.

“Sebenarnya Jemani itu banyak variannya jadi kita harus pandai-pandai memilih jenis indukan yang mempunyai karakter kuat. Jemani yang tidak mempunyai karakter kuat biasanya akan menghasilkan bibit yang kurang baik,” pungkasnya.

%d bloggers like this: