GP Anshor Kota Solo Gelar Konfercab VII

SOLO – Pengurus pusat GP Ansor Mujiburrohman, mewakili Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas, membuka Konferensi Cabang (Konfercab) VII Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Anshor Kota Surakarta, Minggu Siang (21/03/2021) di Ballroom Hotel Aston Solo.

Konfercab digelar untuk membentuk kepengurusan PC GP Ansor yang baru periode 2021-2025, karena kepengurusan yang terdahulu periode 2017-2021 akan berakhir.

Konfercab ke VII PC GP Anshor Kota Surakarta kali ini Mengusung tema, “Spirit Baru Anshor Hebat, Bangun NKRI, Jaga Negeri”, sebagai tuntutan agar GP Anshor terus kuat menjadi pilar dan garda depan dalam menjaga ulama dan NKRI.

Turut hadir dalam pembukaan Konfercab tersebut, Mujiburrohman, anggota PP GP Anshor, yang menjabat sebagai koordinator wilayah (Korwil) Jateng-DIY, M. Mashuri, Ketua PC NU Kota Surakarta, KH Sofyan Fauzi, Rois Syuriah PC NU Kota Surakarta, H. Arif Syarifudin, Ketua PC GP Anshor Kota Surakarta, Tri Joko Santoso yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina dan Penasihat, serta anggota kehormatan PC NU Kota Surakarta, Habib Abdullah AA, dan sejumlah ulama .tokoh dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Mujiburrohman, mengatakan bahwa Konfercab GP Anshor di Kota Solo ini sangat spesial, mengingat Solo merupakan metropolitannya Indonesia, sehingga Ansor dan Banser harus kuat di Kota Solo.

Sebagai organisasi komando, seluruh anggota Anshor dan Banser harus senantiasa lurus tanpa keraguan dalam menerima dan mengimplementasikan arahan dari pimpinan.

Ansor dan Banser merupakan organisasi besar dengan anggota sekitar 7 juta, sehingga mustahil akan maju pesat dan berkembang jika anggotanya masih ada keraguan kepada pimpinannya.

“Dengan tugas menjaga ulama dan NKRI, Anshor dan Banser harus terus semakin kuat.Kehadirannya harus lebih bermanfaat ditengah masyarakat,” ungkap Gus Muhib.

Hal senada juga disampaikan Ketua PC NU Kota Surakarta, M Mashuri, yang mengatakan GP Ansor dan Banser merupakan garda terdepan Ulama dan NKRI.

baca: Harapan Walikota Solo pada Manajemen Baru Persis Solo

Dalam Konfercab ini, dapat dijadikan momen evaluasi untuk membuat GP Anshor menjadi organisasi yang kuat jam’iyyah (organisasi) dengan manajemen organisasi yang profesional dan akuntable.

“Sistem dan program kerja keorganisasian, harus dapat diimplementasikan secara terukur dengan menyiapkan dan menata SDM yang mampu membreakdown semua proker sampai struktur paling bawah, sampai pada tingkatan kultur masyarakat kota Solo, sehingga NU akan dapat dirasakan kemanfaatannya,” Jelasnya.

Untuk itu, imbuh Mashuri, warga NU dihimbau untuk senantiasa memperkuat aqidah ahlussunah wal jama’ah annahdliyyah dengan tetap menjunjung tinggi 4 sikap; I’tidal (Tegak Lurus), Tawasuth (Ditengah), Tawazun (Seimbang), Tawasuth (Ditengah) yang diimplementasi kepada 4 ukuwah yaitu ukuwah islamiyyah, ukuwah wathoniyyah, ukuwah basyariyah/ insaniyyah dan ukuwah nahdliyah.


Anugrah penghargaan

Sebelum Konfercab dibuka secara resmi, PC NU dan PC GP Anshor Kota Surakarta, memberikan anugrah penghargaan kepada Tri Joko Santoso, selaku tokoh masyarakat kota Solo, sekaligus pegiat sosial, atas kiprahnya yang memberikan  dukungan dan sumbangsihnya dalam membantu PC NU dan GP Anshor – Banser  Kota Solo selama ini.

Tidak hanya itu, Tri Joko, juga diangkat sebagai anggota kehormatan PC GP Anshor, dengan simbolisasi dikenakannya jaket dan baret kebesaran Anshor.

Kiprah Tri Joko Santoso selama ini juga dikenal akrab dengan para ulama dan tokoh-tokoh agama di kota Solo. Di PC NU, dia sudah menjadi anggota kehormatan sejak 6 tahun silam dan saat ini menjadi orang pertama di kota Solo yg diangkat menjadi Anggota kehormatan GP.Ansor – Banser .

Usai menerima penghargaan, Tri Joko Santoso, saat ditemui ditempat terpisah menyampaikan perasaan bangga dan terimakasih atas penghargaan tersebut.

“Jujur, saya merasa terkejut mendapat penghargaan itu. Ada perasaan bangga, bahagia, yang sulit untuk diungkapkan dengan kata kata . Tapi satu hal yg pasti saya merasa sangat berterima kasih atas penghargaan ini. Karena apa yg sudah saya lakukan atau mengabdi selama 10 tahun ini akhirnya mendapat apresiasi dari NU maupun GP Ansor – Banser,” ujarnya.

Harapan Tri Joko Santoso, kedepan,  PC NU dan Ansor-Banser bisa lebih besar sehingga dapat lebih bermanfaat untuk kemaslahatan umat dalam segala hal, sosial kemasyarakat, keagamaan, dan lain sebagainya.

Selanjutnya beliau juga berharap dan mengajak seluruh elemen masyarakat baik NU maupun organisasi kemasyarakatan yang lain untuk terus bergandeng tangan dan merapatkan barisan tanpa membedakan suku, ras, agama dan golongan untuk bersama-sama menjaga dan memajukan Indonesia pada umumnya dan kota Solo pada khususnya.

“Sehingga nantinya akan tercipta suasana yang kondusif, saling menghormati dan bersama-sama menyatukan tekat untuk membangun republik Indonesia yang tercinta,” pungkasnya.

%d bloggers like this: