Ramadhan, Pemkab Boyolali Siapkan Bebagai Kegiatan

BOYOLALI – Sehari jelang bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali telah menyiapkan berbagai kegiatan untuk memeriahkan bulan suci bagi umat Muslim tersebut. Untuk tahun 2021 kegiatan diwarnai dengan rangkaian acara buka bersama (bukber) Bupati dan Wakil Bupati Boyolali.

Agenda ini akan dilaksanakan di 22 kecamatan meski masih di tengah pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) dengan menerapkan protokol kesehatan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Bina Mental Spiritual Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Boyolali, Partini. Kegiatan akan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan pembatasan undangan serta jumlah rombongan.

“Untuk mengantisipasi jumlah rombongan, jadi diharapkan rombongan dari kabupaten itu hanya 15 orang, nanti di tempat 35 jadi sekitar 50 orang saja,” uangkap Partini saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (12/4/2021), seperti dilansir boyolali.go.id.

Berbeda dengan tahun sebelumnya yang mengerahkan dua tim untuk melaksanakan kegiatan bukber, tahun ini hanya akan ada satu tim yang bukber berkeliling di 22 kecamatan. Dalam kegiatan tersebut, sekaligus akan diberikan bantuan kepada masjid di masing masing kecamatan sebesar Rp 35 juta untuk satu masjid.

“Itu karena Pak Bupati ngersakke kaitannya dengan bukber itu memberikan bantuan kepada masjid yang ditempati sejumlah 22 masjid atau 22 kecamatan. Bantuannya nanti berupa dana yang mana itu adalah ditransfer ke rekening masjid bersangkutan. Tahun ini sama sekitar Rp 35 juta di masing-masing masjid,” jelasnya.

Selain kegiatan bukber keliling, Pemkab Boyolali juga mengadakan kegiatan Peringatan Nuzulul Qur’an yang akan terpusat di Masjid Ageng Kabupaten Boyolali.

baca: KPID Dorong Tema Siaran Ramadhan Kedepankan Persaudaraan

“Hanya baca Al Qur’an (khataman) nanti di lingkungan ASN Pemkab Boyolali, habis itu nanti tausiah Nuzulul Qur’an setelah itu nanti buka puasa bersama. Jadi lebih ringkas, lebih kita mengikuti protokol kesehatan,” katanya.

Masyarakat dihimbau tetap menjalankan ibadah di bulan Ramadan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, salah satunya dengan membawa alat ibadah pribadi. []

 

 

%d bloggers like this: