Dzikir Malam Selikuran Keraton Surakarta, Sambut Lailatul Qodar

SOLOLembaga Dewan Adat Keraton Surakarta Hadiningrat, menyelenggarakan dzikir malam selikuran atau malam ke 21 bulan Ramadhan dalam rangka menyambut malam Lailatul Qodar, Minggu (2/5/2021).

Dzikir degelar di serambi masjid Agung Surakarta, ba’da sholat Tarwih, sekitar pukul 20.00 WIB, dengan undangan terbatas sekitar 100 san orang.

Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta, GKR Wandansari Koes Moertiyah (Gusti Moeng) mengatakan, LDA sengaja menggelar sederhana acara menyambut malam selikuran tahun ini, karena masih dalam suasana pandemi.

“Acara malam selikuran, sengaja digelar sederhana tanpa kirab, tanpa arak arakan. Kita ke masjid berdoa dan dzikir bersama memuji kebesaran Tuhan,” terang Gusti Moeng, Minggu (2/5/2021).

Diluar pandemi, acara menyambut malam selikuran biasanya digelar meriah, diikuti ribuan abdi dalem. Mereka kirab atau arak-arakan membawa lampu ting serta lampion sebagai simbol malam penuh cahaya datangnya lailatul qodar.

Tidak hanya itu, jika tidak dalam suasana pandemi, puluhan tumpeng dan ribuan nasi liwet yang sudah dikemas dalam takir juga disediakan untuk masyarakat.

“Sudah dua tahun ini, acara  malam selikuran menyambut Lailatul Qodar, berlangsung sederhana karena suasana pandemi,”tambahnya.

Meski sederhana, acara malam selikuran tetap berlangsung penuh makna. Semua berjalan lancar dan sesuai protokol kesehatan yang dianjurkan.

baca: Peduli Sesama, Komunitas Ini Bagikan Uang dan Takjil

“Banyak doa dan harapan,dalam acara menyambut malam Lailatul Qodar. Untuk rakyat Indonesia, semoga selalu diberi kesehatan dan kesejahteraan. Sedangkan untuk Keraton, semua yang lupa semoga diingatkan kembali, sehingga keraton dapat kembali bersatu,” pungkas Gusti Wandan.

Sinuhun PB XIII Juga Gelar Malam Selikuran

Ada yang unik dalam menyambut malam selikuran yang diselenggarakan Keraton Surakarta, tahun ini. Usai acara dzikir, yang digelar Lembaga Dewan Adat Keraton Surakarta, serambi masjid Agung, giliran dipakai acara yang sama Malam Selikuran menyambut Lailatul Qodar, oleh PB XIII. []

%d bloggers like this: