Pemkot Solo Minta Pelaku Usaha Memanfaatkan Pemasaran Digital

SOLO – Para operator marketplace (online shopping) di Indonesia banyak yang turun langsung mengajak para pelaku usaha khususnya UMKM di Kota Surakarta. Banyak kota lain yang tidak mendapatkan tawaran dan kesempatan seperti di Kota Surakarta.

Pemerintah Kota Surakarta sangat menyadari kehadiran para operator marketplace tersebut, untuk mendongkrak ekonomi sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi warga Kota Surakarta.

Hal tersebut ditandaskan Wakil Walikota Surakarta, Teguh Prakosa mewakili Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka saat memberikan pengarahan bagi 35 pedagang kain dan batik di Beteng Trade Centre dan Pasar Klewer Surakarta, Seminar UMKM Go Digital Pedagang BTC dan Pasar Klewer, Kamis (7/10/2021) di Gedung Djoeang 45 Surakarta.

“Kita harus beralih pada cara pemasaran lewat on line. Jika tidak, kita akan ketinggalan. Tidak akan ada kekhawatiran tidak laku karena dengan aplikasi saja sudah laku selain berdagang secara fisik,” kata Teguh.

Aplikasi marketplace, lanjut Teguh akan mempermudah jual beli, dengan resiko paling rendah. Harapan Walikota, semua yang berkecimpung dalam perdagangan dan UMKM mau memanfaatkan digitalisasi perdagangan dan UMKM dan penawaran para marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Go To dan Bukalapak dan lainnya yang berniat membantu pemulihan ekonomi Kota Surakarta lewat digitalisasi perdagangan dan pemasaran.

Sementara, Manajemen BTC, Hendri mengatakan, kesempatan langka dengan para pelaku market place yang banyak berdatangan di Kota Surakarta harus dimanfaatkan dengan baik. “Ini moment yang tidak bisa dilewatkan dengan merapatnya banyak marketplace ke Kota Solo. Manfaatkan dengan baik, para pelaku perdagangan dan UMKM di Kota Solo. Mau go digital atau mau ditinggal,” ucapnya.

Hendri menghendaki semua pelaku usaha dan UMKM go digital karena lambat laun semua bentuk usaha akan merapat ke cara yang lebih cepat dan minimal resiko dengan memanfaatkan bisnis on line.

Semua bentuk usaha ekonomi dan perdagangan tidak akan bisa lepas dari digitalisasi semua bidang. Karena faktanya, semakin hari digitalisasi tidak bisa dihindari secara sadar dan tidak sadar. Semua digiring ke arah kemudahan dengan pemanfaatan aplikasi di smartphone.

Kepala Dinas Perdagangan, Heru Sunardi menjelaskan, digitalisasi perdagangan mampu mengangkat UMKM Kota Surakarta untuk selalu bersaing di era globalisasi dengan teknologi digital yang sangat menentukan usaha pelaku UMKM.

baca: Grab Indonesia Bantu 1000 Paket Sembako

Pada era pandemi, perdagangan atau penjualan banyak terkena imbasnya sehingga menghentikan bisnisnya. Namun perdagangan secara on line mampu bertahan bahkan semakin meningkat volume penjualannya. “Tidak ada kata terlambat bagi para pedagang dan UMKM untuk mengenal dan akhirnya menjadi pelaku perdagangan on line untuk terus bertahan bahkan meningkatkan penjualannya,” terang Heru.

Seminar yang digelar di Bangunan Cagar Budaya Gedung Djoeang 45 tersebut merupakan bentuk kerjasama antara Pemkot Surakarta khususnya Dinas Perdagangan, BTC dan Marketplace “Shopee” dengan peserta dari pedagan Pasar Klewer dan BTC. Seminar akan dilanjutkan dengan workshop atau pelatihan di Kampus Shopee Surakarta. []

 

%d bloggers like this: