Desa Karangwuni Bangun Pondok Pesantren, Peletakan Batu Pertama oleh Bupati Sukoharjo

SUKOHARJO – Pemerintah Desa Kawarngwuni, Kecamatan Weru membangun Pondok Pesantren (Ponpes) Karangwuni. Peletakan batu pertama pembangunan Ponpes tersebut dilakukan oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, SE., MM. Rabu (12/1/2022).

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Satpol PP, Heru Indarjo, SH. M. Hum Kepala Dinas Sosial, Suparmin, SH., MH. dan sejumlah pejabat Pemkab Sukoharjo lainnya.

“Saya mengapresiasi Kades Karangwuni, pimpinan dan pengasuh Ponpes Karangwuni serta semua pihak yang terlibat dalam pembangunan ponpes ini,” ujar Bupati.

Menurut Bupati, Ponpes adalah lembaga da’wah dan lembaga sosial kemasyarakatan yang memberikan warna dan corak khas dalam masyarakat Indonesia khususnya di daerah pedesaan. Lembaga tumbuh dan berkembang bersama masyarakat sejak berabad-abad. Tidak hanya secara kultural lembaga bisa diterima, tetapi bahkan telah ikut serta membentuk dan memberikan corak serta nilai kehidupan kepada masyarakat.

Ada perbedaan antara pesantren dan sekolah. Sekolah hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, sementara peantren mengajarkan kehidupan. Ilmu sendiri adalah bagian dari kehidupan, oleh karena itu komponen pesantren lebuh lengkap ada pengajaran, pendidikan, dan pengasuhan.

Ponpes memiliki kontrkbsi yang nyata dalam pembangunan pendidikan nasional, khususnyadalam melahirkan generasi-generasi muda yang cerdas dan Islami. Apalagi, dilihat secara historis, ponpes memiliki pengalaman yang luar biasa dalam membina dan mengembangkan masyarakat.

Meningkatkan dan mengembangkan peran serta pesantren dalam proses pembangunan merupakan langkah strategis dalam membangun masyarakat, daerah, bangsa, dan negara. Terlebih, dalam kondisi yang telah mengalami krisis moral seperti sekarang ini.

Pesantren sebagai lembaga pendidikan yang membentuk dan mengembangkan nilai-nilai moral, harus menjadi pelopor sekaligus inspirator pembangkit moral bangsa.

baca: SD Muh 1 Ketelan Pelopor Penggerak Anti Bullying

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyatakan komitmennya untuk membantu pembangunan Rp100 juta. “Mudah-mudahan dengan pembangunan pesantren ini akan melahirkan generasi-generasi yang cerdas dan berakhlakul kharimah,” harap Bupati.

Sedangkan Kades Karangwuni, Sri Margono, menyampaikan bahwa Ponpes Karangwuni tersebut merupakan milik seluruh warga Karangwuni. Ponpes tersebut memprioritaskan untuk mengasuh anak yatim piatu. Lokasi pembangunan ponpes tersebut berada di Dukuh Nandan.

“Dalam pembangunan ini kami juga membuka donasi dari semua pihak agar pembangunan bisa berjalan lancar,” ujarnya. []

 

%d bloggers like this: