Solo Raya

PAUD Ramah Anak, Wujudkan Ekosistem Terbaik Anak Usia Dini

SUKOHARJO – “PAUD ramah anak adalah sebuah kebutuhan dalam mewujudkan model pendidikan dengan ekosistem aman dan nyaman bagi anak, memenuhi hak-hak anak, serta melibatkan anak dalam setiap proses pembelajaran,” ungkap Iwan Setiyoko, Direktur YSKK dalam pengantarnya saat memfasilitasi kegiatan Workshop Persiapan Pelatihan Pendidik dan Pengelola PAUD Ramah Anak se-Kabupaten Sukoharjo di Ommaya Hotel, Rabu (13/4) lalu.

Kegiatan ini merupakan kegiatan perdana, dari rangkaian kegiatan di tahun ke-2 dalam Program Penguatan PAUD Ramah Anak di Kabupaten Sukoharjo, sebagai bagian dari Program Organisasi Penggerak (POP) kerjasama antara Yayasan Satu Karsa Karya (YSKK) dengan Ditjen GTK Kemendikbudristek RI.

Sebanyak 264 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD di Kabupaten Sukoharjo dipilih menjadi sasaran program yang akan mendapatkan pendampingan dari YSKK untuk mewujudkan PAUD Ramah Anak. Melalui periode program 3 tahun (2021-2023) ini, Kabupaten Sukoharjo menjadi percontohan inisiasi PAUD Ramah Anak secara nasional.

Iwan mengatakan, YSKK merupakan satu dari 156 ormas yang lolos sebagai mitra pelaksana POP Ditjen GTK Kemendikbudristek. Melalui program ini, YSKK memfokuskan pada pendampingan 264 lembaga PAUD, 756 pendidik, dan 264 pengelola atau kepala PAUD untuk bertransformasi menjadi PAUD ramah anak.

“PAUD adalah jenjang pendidikan pertama anak mengenal lingkungan sekolah, sehingga harus menjadi pelopor layanan pendidikan yang ramah anak untuk anak didiknya. Anak akan merasakan bagaimana lingkungan pendidikan pertamanya, sehingga akan membentuk persepsi dan sikap pada jenjang berikutnya,”tambahnya.

Proses Pendidikan Anak Usia Dini yang merupakan tahapan emas pertumbuhan akan menjadi fondasi dan sangat berpengaruh terhadap pola pikir dan perilakunya.

Berdasarkan hasil baseline survei terhadap lembaga PAUD sasaran di akhir tahun 2021 lalu, dengan menggunakan Indeks PAUD Ramah Anak yang dikembangkan oleh YSKK, hampir seluruh lembaga tersebut belum ramah anak.

baca: Bupati Karanganyar Kunjungi Universitas Sains Al Qur’an Wonosobo

Ada 97 indikator yang terbagi dalam 6 Aspek (Kebijakan, Kelembagaan, Kurikulum dan Program, Sarana dan Prasarana, Pendidik dan Tenaga Kependidikan, serta Partisipasi Orang Tua/Wali Peserta Didik, Masyarakat, dan Dunia Usaha) dalam penilaian menggunakan indeks ini.

“Program PAUD Ramah Anak di Kabupaten Sukoharjo ini sejalan dengan program Kabupaten Layak Anak (KLA) pada Pemenuhan Hak Anak (PHA), khususnya di kluster-4, yaitu: Pendidikan, Pemanfaatan Waktu Luang dan Kegiatan Budaya. Dengan dukungan aktif dari pemerintah daerah dan seluruh stakeholder terkait, program PAUD Ramah Anak ini diharapkan dapat mendukung capaian target Pemerintah Kabupaten Sukoharjo untuk naik peringkat menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Nindya,”pungkasnya. []

%d bloggers like this: