Penghargaan Karakter dan Prestasi Internasional Jadi Sorotan di Akhirussanah SMA IT Nur Hidayah

SOLO – Suasana haru dan suka cita mewarnai kegiatan Akhirussanah Angkatan 12 SMA IT Nur Hidayah, Kamis (26/05/2022). Akhirussanah digelar secara blended atau hibrid. Yakni luring di Nur Hidayah Convention Center (NHCC) yang dihadiri oleh perwakilan siswa dan daring melalui Zoom Meeting untuk orang tua atau wali.

Sebanyak 252 peserta didik, yang terdiri dari 162 siswa MIPA dan 90 siswa IPS tahun ajaran 2021-2022 dinyatakan lulus. Ustadz Muhammad Ihsan Fauzi S.Si., M.M., menyebut angkatan 12 adalah generasi yang tangguh.

“Anak-anak ini demikian tangguh. Mereka memulai 8 bulan pertama dengan pembelajaran luring, namun harus melewati bulan-bulan berikutnya secara daring karena pandemi,”ungkapnya.

Banyak orang tua siswa yang menyimak prosesi akhirussanah melalui Zoom Meeting tampak terharu. Mereka menitikkan air mata ketika iringan lagu “Guruku” dinyanyikan oleh tim paduan suara SMA IT Nur Hidayah. Melalui room chat Zoom, mereka mengucapkan terima kasih kepada semua Ustadz/Ustadzah yang telah mendidik dan mendampingi putra-putrinya.

Berbagai kategori penghargaan diberikan kepada para siswa berprestasi. Meliputi Penghargaan Siswa Insan Bakti, Insan Tama, Bintang Qur’an, Siswa Berprestasi, Bintang Akademik, Siswa Teladan dan Siswa Utama. Penghargaan Siswa Utama diraih oleh Muhammad Dzakwan Alifi, XII MIPA 2. Ini merupakan penghargaan tertinggi di bidang Pendidikan karakter yang menjadi salah satu keunggulan di SMA IT Nur Hidayah.

Juga terdapat dua nama siswa yang tercatat mengharumkan nama sekolah di kancah internasional. Mereka adalah Ibrahim Ihsan Rasyid dan Muhammad Dzakwan Alifi. Ibrahim merupakan peserta program pertukaran pelajar di Jepang saat ia duduk di kelas X. Sementara Dzakwan mengikuti kelas internasional di Stanford. Tepatnya short course di bidang data science yang diikutinya selama sebulan penuh secara online di kelas XII.

baca: Pandemi Melandai, Presiden Harap Aktivitas Seni dan Budaya Bangkit

Orang tua Muhammad Dzakwan Alifi, Bapak Al Masykur S.Pd., M.Pd., memberikan sambutan mewakili seluruh orang tua siswa.

“Kegiatan ini bukanlah akhir dari sebuah proses pembelajaran. Ini adalah modal kalian untuk bergerak dan menempuh pendidikan selanjutnya yang lebih tinggi, lebih bermakna, yang tentunya membutuhkan mental, keuletan, serta kesabaran yang lebih,” pesan  Al Masykur kepada para siswa.

Syahrul Fajri dan Kaylah Ziyadah Imana mengisi pesan dan kesan dari alumni. Dilanjutkan dengan ikrar alumni yang disampaikan oleh Imadudin Amanullah dan ditirukan semua siswa. Kegiatan akhirussanah ditutup dengan persembahan dari alumni dan prosesi wisuda. []

%d bloggers like this: