Solo Raya

Bersepakat Akhiri Konflik, Dua Kubu Berseberangan Keraton Solo Berdamai

SOLO-Perseteruan dalam konflik internal Keraton Kasunanan Surakarta antara kubu Lembaga Dewan Adat (LDA) dan kubu Sasono Putro berujung damai. Kedua belah pihak akhirnya bertemu dan bersepakat mengakhiri konflik yang terjadi selama ini.

Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut dilaksanakan di Sasana Narendra di dalam kompleks Keraton, Selasa (3/1/2023), sekitar pukul 15.30 WIB. Kedua kubu berhasil dimediasi oleh kerabat keraton, KRAy Herniatie, setelah adanya komunikasi atas kedua belah pihak.

Dalam pertemuan itu, PB XIII didampingi Permaisuri Gusti Kanjeng ratu Pakubuwana XIII. Sementara dari pihak LDA,diwakili Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Wandansari Koes Moertiyah atau Gusti Moeng. Tampak pula Ketua Eksekutif Lembaga Hukum Keraton Solo, Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Eddy Wirabumi.

Gusti Moeng menuturkan, selama 10 tahun dirinya tidak bisa bertemu dengan PB XIII lantaran ada pihak-pihak yang menghalangi. Hingga hari ini dia akhirnya bisa bertemu dengan sang kakak.

“Saya bicara gini terakhir 2012, rekonsialisasi itu saya sudah tidak pernah bicara dengan Sinuhun. Baru 2017 kita tidak boleh masuk, lalu baru ini,” kata Gusti Moeng saat ditemui di Keraton Kasunanan Solo.

Gusti Moeng Yang juga selaku Ketua Lembaga Dewan Adat keraton Kasunanan Surakarta menjelaskan, ia menghadap PB XIII untuk meminta maaf serta memohon agar bisa bekerta bersama-sama kembali untuk melestarikan Keraton Solo. Perseteruan yang selama ini terjadi menurutnya harus disudahi.

“Saya yang dianggap salah minta maaf dan semua ini harus disudahi. Yang utama menjalankan pesan Sinuhun PB XIII bersama menjaga Keraton. Monggo Keraton bisa lestari sampai akhir zaman.” katanya kepada wartawan seusai pertemuan.

Gusti Moeng juga mengajak kepada pihak Sasono Putro agar tidak perlu membahas masalah yang sudah terjadi. “Tadi saya ngomong juga, pokoknya tidak usah ngomong soal masalah kemarin lagi,” ujarnya.

Terpisah, dari kubu Sasono Putro juga membenarkan pertemuan langka kakak beradik antara PB XIII dengan Gusti Moeng. Hal itu disampaikan oleh Wakil Pangageng Sasono Wilopo Keraton Kasunanan Surakarta, KP Dani Nur Adiningrat.

“Sore ini memang Gusti Moeng sowan, diantar Kanjeng Wiro dan beberapa. Tapi yang masuk ke Sasono Narendro cuma Sinuhun, Ratu dan Gusti Moeng.” jelasnya. []

%d bloggers like this: