Solo Raya

Yayasan Komunitas OTA: Sahabat Anak Yatim dan Pasien Ambulance

SUKOHARJO-Yayasan Komunitas Orang Tua Asuh (OTA) berdiri sejak tahun 2021 yang bergerak di bidang sosial yaitu menyantuni anak yatim serta layanan emergency ambulance.

Yayasan Komunitas Orang Tua Asuh didirikan berawal dari adanya wabah covid 9 saat itu yang banyak memakan korban jiwa diantaranya anak-anak yang ditinggal oleh orang tuanya.

“Dari situlah kami membantu satu anak, dua anak hingga satu keluarga terus bertamah hingga saat ini kami mampu saat ini ada 95 keluarga. Dari situlah kami berniat untuk mendirikan sebuah lembaga,”ujar Mulyadi Dwi Haryanto, Ketua Yayasan saat diwawancara di kantornya di Kijilan RT 1 RW 6 Kecematan Sukoharjo, Senin (9/1/2023).

Yayasan Komunitas Orang Tua Asuh membunyai program kerja utama yaitu membina anak-anak yatim duafa untuk kegiatan santunan rutin satiap satu bulan, kemudian ada 3 unit ambulance gratis untuk dhuafa ataupun infaq bagi yang tidak mampu.

Mulyanto menambahkan, selain itu juga memiliki tim fokus di kebencanaan seperti kemarin saat bencana di Lumajang, banjir di Kecamatan Weru atau gempa bumi Cianjur juga menerjunkan tim relawan.

“Ada 3 unit ambulan bisa diganakan untuk mengantar jenazah, emergency laka lantas, ataupun mengantar jemput pasien ke rumah sakit,”tambahnya.

Orang tua asuh

Satu unit ambulan untuk pasien kode merah atau emegency dengan menggunakan falititas ambulan yang standar medis.

Untuk operasional Yayasan Komunitas Orang Tua Asuh sudah memiliki donatur tetap yang dikelompokan dalam sebuah grop Whatsapp sedang biaya yang dikeluarkan selama sebulan mencapai 40 juta lebih.

“Respon donatur cukup baik setiap bulan selalu saja ada peningkatan donasi yang masuk. Tanggung jawab penggunaan dana terus kami lakukan sebaik mungkin dengan transparan memberikan laporan pertanggungjawaban kepada donatur,”ungkapnya.

Program ke depan Yayasan Orang Tua Asuh berharap bisa memberikan manfaat yang lebih ke umat, sehingga keberrasdaan  yayasan orang tua asuh bisa dirasakan tidak hanya di Sukoharjo namun juga dirasakan manfaatnya untuk masyarakat Jawa Tengah atapun Indonesia. []

%d bloggers like this: