Solo Raya

Melukis Dunia dengan Aksara, SMP Al Azhar Sragen Undang CEO Penerbit Indiva

SRAGEN–Membaca dan menulis merupakan hal penting, terlebih adalah para pencari ilmu yang masih berada di bangku sekolah. Pertama kalinya, SMP Islam Al Azhar 50 Sragen gelar kegiatan workshop menulis untuk seluruh siswanya, pada Selasa (31/1).

Kegiatan ini tentunya melatih para murid yang masih di bangku SMP untuk termotivasi dan memiliki kemampuan dalam menulis. Tentunya dalam menulis bukanlah hal instan sekali langsung dikatakan mahir.

Kegiatan kepenulisan yang perdana ini mendatangkan seorang penulis buku dan seorang novelis, yaitu Afifah Afra. Seorang penulis yang juga menjadi CEO Penerbit indiva dan pernah menjabat sebagai ketua Forum Lingkar Pena pusat pada periode 2017 -2021.

Plt. Kepala Sekolah SMP Al Azhar Sragen, Udik Riyanto mengungkapkan bahwa sekolah berharap, para murid memiliki motivasi dan kemampuan dalam menulis dan berkarya, baik itu berupa karangan fiksi maupun nonfiksi sehingga para murid dapat mengekspresikan diri melalui tulisan.

Selain itu, dengan memiliki kemampuan menulis juga dapat menjadi modal untuk berdakwah dengan tulisan.

“Kita patut bersyukur bisa berkesempatan mengundang pemateri yang sangat hebat, tentunya kita harus memanfaatkan kesempatan ini untuk benar-benar serius melatih diri dalam hal menulis,” papar Udik Riyanto.

Dalam kegiatan ini, ada 47 murid yang mengikuti kegiatan workshop menulis yang terdiri dari kelas 7 dan 8 bersama Afifah Afra. Kegiatan diwalali penyampaian materi oleh Afifah Afra. Setelah itu, para murid diminta menulis sebuah karya dan dipandu langsung oleh pemateri.

Afifah Afra mengatakan, menulis merupakan kegiatan yg menyenangkan dan dapat mengikat ilmu sehingga meningkatkan kecerdasan kita. Apapun profesinya menjadi penulis tidak ada salahnya.

“Cobalah untuk belajar menulis, mulai dari buku diary, journalling, atau mengarang cerita. Menulis juga sebagai self healing,” imbuh Afra.

Tulisan hasil kegiatan ini nantinya akan menjadi pengisi di mading sekolah dan dikumpulkan menjadi sebuah antologi. []

%d bloggers like this: