KPH Dr. Eddy S. Wirabhumi Kembali Terpilih Sebagai Ketua Umum MAKN

Date:

SOLO–Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) dengan bangga mengumumkan terpilihnya kembali Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Dr. Eddy S. Wirabhumi, S.H., M.M., sebagai Ketua Umum MAKN untuk periode berikutnya. Pemilihan ini berlangsung secara aklamasi dalam Musyawarah Agung MAKN ke-2 yang diselenggarakan di Auditorium Universitas Sebelas Maret (UNS), Kota Solo, pada Ahad, 15 Desember 2024.

Musyawarah Agung MAKN ke-2 dihadiri oleh 58 perwakilan kerajaan dari seluruh Nusantara. Pemilihan secara aklamasi ini mencerminkan dukungan penuh dan kepercayaan besar yang diberikan oleh para anggota terhadap kepemimpinan KPH Dr. Eddy Wirabhumi.

Dalam sambutannya, KPH Dr. Eddy Wirabhumi menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan.

“Terima kasih atas dukungan dan amanah ini. Saya berkomitmen untuk terus memperjuangkan pelestarian adat dan budaya Nusantara, serta memperkuat persatuan antar-kerajaan di Indonesia,” ujarnya.

KPH Dr. Eddy Wirabhumi juga mengajak seluruh Raja-raja yang tergabung di MAKN, “Sudah saatnya kita, kerajaan-kerajaan yang di Nusantara, bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat di sekitar kita agar lebih dapat berkontribusi bagi bangsa dan negara menuju Indonesia emas 2045.”

Pada acara gala dinner penutupan Musyawarah Agung di Sitihinggil Karaton Surakarta, KPH Dr. Eddy Wirabhumi juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Raja-raja di Karaton Surakarta Hadiningrat. Beliau meminta hadirin untuk mendoakan kesehatan Sinuwun Pakubuwono XIII agar senantiasa diberi kesehatan yang cukup baik dan panjang umur.

Sebagai Ketua Eksekutif Lembaga Hukum Karaton Surakarta Hadiningrat, KPH Dr. Eddy Wirabhumi memiliki rekam jejak yang kuat dalam memperjuangkan eksistensi budaya dan tradisi kerajaan. Beliau juga merupakan suami dari Gusti Kanjeng Ratu Koes Moertiyah Wandansari (Gusti Moeng), yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Forum Komunikasi dan Informasi Keraton Nusantara (FKIKN).

Musyawarah Agung MAKN ke-2 menjadi momen penting bagi para anggota untuk berdiskusi mengenai strategi pelestarian budaya di tengah tantangan modernisasi. Selain pemilihan Ketua Umum, forum ini juga menjadi wadah untuk merumuskan program-program strategis dalam memperkuat peran kerajaan-kerajaan di Indonesia.

KPH Dr. Eddy Wirabhumi menegaskan bahwa MAKN akan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai adat dan tradisi Nusantara.

“Kita tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga menjadikannya relevan dalam kehidupan modern sebagai identitas bangsa yang membanggakan,” tambahnya.

Sebagai organisasi yang menaungi kerajaan-kerajaan di Indonesia, MAKN memiliki tanggung jawab besar untuk mempromosikan budaya lokal di tingkat nasional dan internasional. Di bawah kepemimpinan KPH Dr. Eddy Wirabhumi, MAKN telah menjalankan berbagai program pelestarian adat, termasuk festival budaya, seminar edukasi, dan advokasi hukum adat.

Melalui Musyawarah Agung ini, MAKN juga menegaskan komitmennya untuk terus mempererat hubungan antar-kerajaan, memperkuat identitas budaya bangsa, dan memastikan warisan leluhur tetap hidup di tengah arus globalisasi.

Para perwakilan kerajaan yang hadir memberikan apresiasi tinggi terhadap terpilihnya kembali KPH Dr. Eddy Wirabhumi. Salah satu perwakilan, Vico Amalo dari Kasultanan Termanu, Rote, Nusa Tenggara Timur, menyatakan, “Beliau adalah pemimpin yang memiliki visi dan integritas. Kami yakin, di bawah kepemimpinannya, MAKN akan terus maju dan membawa manfaat besar bagi budaya Nusantara.”

DYMM Sultan Mulia Kusuma Nata Pakunegara XV, Kesultanan Pakunegara Sanggau, Kalimantan Barat, juga menyampaikan, “Dengan terpilihnya kembali KPH Eddy Wirabhumi, saya berharap MAKN ke depan semakin solid dan semakin baik. Kami percaya Ketua Umum mampu memperjuangkan hak-hak adat kerajaan Nusantara.”

Dengan terpilihnya kembali KPH Dr. Eddy Wirabhumi sebagai Ketua Umum, MAKN optimis dapat terus menjalankan perannya sebagai penjaga budaya dan tradisi Nusantara. Dukungan dari seluruh anggota MAKN menjadi fondasi kuat untuk melangkah ke depan, menjaga warisan leluhur, dan memperkuat persatuan budaya di Indonesia. []

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Wawancara Bareng Helvy Tiana Rosa: Masihkah Profesi Penulis Bersinar di Saat Ini?

SOLO-Profesi penulis saat ini akan terus dibutuhkan karena penulis...

Baznas Jateng Tasharufkan Rp 1,7 Miliar untuk Perbaikan RTLH dan Jamban

SEMARANG-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah mentasharufkan...

Bangun Institusi Profesional, BP Haji Rekrut 7 Mantan Penyidik KPK

JAKARTA-Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) menegaskan komitmennya dalam melaksanakan...

MUI Minta Proyek Strategis Nasional PIK 2 Dihentikan

JAKARTA-Ketua Majelis Ulama Indonesia Bidang Informasi dan Komunikasi, KH...