KARANGANYAR-Tim Futsal Pondok Pesantren Ta’mirul Islam Masaran Sragen mengadakan pertandingan persahabatan dengan tim futsal Pondok Pesantren MTA Mojogedang, Karanganyar dengan skor 1-2. Pertandingan futsal digelar di lapangan RDA Futsal Center Mojogedang, Rabu, 17 September 2025.
Tim Futsal Ta’mirul Islam membawa 12 pemain. Terdiri dari tiga santri kelas 3 KMI, empat santri kelas 4 KMI, satu santri kelas 5 KMI, dan empat santri kelas 6 KMI. Tim ini dilatih oleh Ust. Dimas Ashari dan Ust. Rizky Dwi Kusuma.
Pertandingan persahabatan seperti ini merupakan salah satu program Bagian Pengasuhan Santri Pondok Pesantren Ta’mirul Islam. Salah satu tanggung jawab Bagian Pengasuhan Santri adalah mengadakan kegiatan ekstrakurikuler, termasuk di dalamnya adalah latihan futsal. Selain futsal, ada ekstrakurikuler lain seperti hadrah, beladiri, voli, jurnalistik, dll.
Pertandingan dimulai pukul 16.00 WIB. Terdiri dari tiga babak. Setiap selesai satu babak, mereka beristirahat sejenak sambil bercengkerama mengakrabkan diri. Mereka bermain santai dan meminimalisir pelanggaran. tujuan pertandingan ini adalah fun futsal. Tidak memburu kemenangan dengan segala cara.
”Kita tidak terobsesi harus menang. Apalagi setengah dari pemain kita masih kelas 3 dan 4. Kita tadi berusaha main sebersih mungkin. Meski babak pertama kalah 0-1 dan babak kedua seri 1-1, lalu babak ketiga kalah lagi, tapi kita tidak terpancing untuk main kasar demi kemenangan. Bagaimanapun, ini pertandingan persahabatan, tujuannya untuk tambah teman. Besok kita jadikan pertandingan ini sebagai bahan evaluasi untuk tim kita,”ungkap Kunto, salah satu pemain Tim Futsal Ta’mirul Islam.
Pertandingan berakhir sebelum Maghrib. Pimpinan Pengasuhan Santri, Ustadz Agus Setyawan menyampaikan, pertandingan ini selain sebagai ajang silaturahim, juga sebagai apresiasi buat para santri yang sudah tekun berlatih.
“Mereka kita ajak bertanding dengan tim dari luar saja, itu sudah sebuah kesenangan tersendiri buat mereka. Semoga di pertandingan persahabatan selanjutnya kita bisa meraih kemenangan. Tentu dengan cara-cara yang terhormat dan tidak bermain curang,”katanya. []



