kabar soloraya

Berdampingan dengan Masjid, Warga Temulus Tolak Pendirian Padel dan Cafe

SUKOHARJO-Warga Temulus Desa Pondok Kecamatan Grogol Sukoharjo menolak pembangunan Fadel dan Cafe yang berbatasan langsung dengan masjid dan pondok pesantren, Kamis (22/1/2026).

Aksi protes tersebut dilakukan di Kantor Desa Pondok. Hadir dalam pertemuan ini Herdis Kurnia Wijaya Camat Grogol, Drs.  Mugiono Kepala Desa Pondok, Muhadi Ketua RT 03, Suhardi Ketua RW 03, Fachrudin unsur pemuda, Agus Kristianto unsur serta Saputro perwakilan Manajemen Padel dan Café.

Herdis, Camat Grogol menyampaikan bahwa Padel dan Cafe sudah mendapatkan Surat Peringatan yang pertama (SP 1) pada tanggal 12 Januari 2026 dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo setelah Tim melakukan investigasi dan menemukan belum ada kelengkapan Pesetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Terkait hal itu Manajemen Padel dan Café, Saputra mengakui kalau pendirian usaha sedang memproses kelengkapan perijinannya.

Senentara itu Agus Kristianto tokoh agama setempat menyampaikan bahwa usaha Padel dan Cafe yang berbatasan langsung dengan pondok pesantren dan masjid dipastikan mengganggu kenyamanan pendidikan Tahfidzul Qur’an sebagai salah satu pencetak generasi muda mendatang.

Endro Sudarsono selaku pendamping pondok pesantren dan masjid menyampaikan bahwa ada potensi gangguan suara bola, teriakan pemain, musik maupun bertambahnya kepadatan lalu lintas jalan yang mengganggu kenyamanan belajar santri.

Informasi tertulis dari pengelola pada tanggal 24 Oktober 2025 menyebutkan bahwa usaha tersebut beroperasi dari pukul 06.00-24.00. Endro Sudarsono mengakwatirkan waktu istirahat malam santri dan warga  terganggu oleh aktivitas Fadel dan Cafe.

Endro Sudarsono menyarankan untuk pindah lokasi atau mengganti usaha yang tidak menggangu masyarakat setempat.

Sebelumnya warga Temulus dan unsur pemuda melayangkan surat keberatan atas pembangunan tersebut pada tanggal 8 Januari 2026 yang ditujukan kepada Bupati Sukoharjo, BPMPTSP, DPUPR, Satpol PP dan Camat Grogol. []

Populer

Related

Berita Lainnya