SOLO-Muhammadiyah Surakarta melalui Muhammadiyah Disaster Manajemen Center (MDMC) Surakarta kembali menunjukkan kepeduliannya dalam penanganan bencana nasional. Kali ini, MDMC Surakarta mengirim 2 orang relawan berkeahlian khusus di bidang pengolahan air atau Water Sanitation and Hygiene (WASH) dan Lingkungan Hidup untuk membantu korban banjir di Provinsi Aceh.
Relawan tersebut, Bambang Eko dan Nur Taufiq, merupakan personil yang telah berpengalaman dalam berbagai penugasan kebencanaan, dan sebelumnya MDMC telah mengirimkan 2 personil ahli data informasi dan geologi bertugas di Poskor Banda Aceh.
Pengiriman Relawan di berangkatkan secara langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah MuhammadiyaH (Kota Surakarta KH. Anwar Sholeh M. Hum dan Wakil Ketua PDM Joko Riyanto beserta pimpinan MDMC Surakarta beserta jajarannya.
Ketua PDM Surakarta KH. Anwar Sholeh berpesan bahwa para relawan tetap bertugas dengan mencari Ridho Allah dan tetap memegang hukum berlaku serta fiqih bencana.
“Kami berharap para relawan tetap menjaga komunikasi dengan siapapun dan bekerjasama berdasarkan struktural diatasnya hal ini satu komando dengan PP Muhammadiyah, ” Ujar Anwar Sholeh.
Ketua MDMC Surakarta, Teguh Wahyudi, mengatakan bahwa keberangkatan Bambang Eko dan M Nur Taufiq disertai membawa alat berat mesin bor sumur merupakan bentuk dukungan Muhammadiyah Surakarta dalam penanganan Banjir khususnya bidang WASH di Aceh yang sebelumnya kami juga mengirimkan relawan Muhammadiyah terbaik kami Deden ilham Sebagai Data Informasi (Datin) dan Wahyono sebagai ahli geologi dan konservasi yang saat ini bekerja di Aceh.
“Relawan kami akan membantu tim WASH di Aceh, karena sebagian besar penyintas masih mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. MDMC Surakarta memberangkatkan relawan beserta armada 1 mobil mengangkut alat bor sumur dan bantuan logistik berupa kebutuhan sembako, pakaian, perlengkapan sholat, hygiene kits, makanan berisi dan susu yang berangkat melalui Jalur Darat,” ujar Teguh.
Teguh menambahkan, relawan-relawan yang kami kirimkan dengan batas waktu minimal 1 bulan untuk melaksanakan misinya.
Sebelumnya, MDMC Surakarta juga mengirimkan 3 personil melalui Tim Jawa Tengah yang bertugas di Tapanuli Selatan yang sekarang bergeser di Tamiang Aceh untuk membantu dibidang logistik. Mereka terlibat dalam pendistribusian logistik serta pembuatan Hunian Sementara (HUNTARA)
Selain pengiriman relawan, MDMC Surakarta turut membuka penggalangan dana untuk membantu tiga provinsi yang terdampak bencana alam di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Dengan pengiriman relawan ahli ini, Muhammadiyah Surakarta berharap kebutuhan dasar berupa air bersih bagi para penyintas di Aceh dapat terpenuhi dan proses pemulihan pasca bencana dapat berjalan lebih cepat. []



