kabar berita info soloraya

Cuma 300 Ribu Sebulan! Bongkar Fasilitas Sultan di ARC Gym Khusus Pria

SOLO-Fenomena pusat kebugaran atau gym saat ini sering kali diidentikkan dengan gaya hidup mewah, pakaian olahraga bermerek, hingga ajang pamer bentuk tubuh. Namun, di tengah maraknya gym konvensional bergaya glamor tersebut, muncul sebuah oase baru bagi para pria yang murni hanya ingin berolahraga.

ARC Gym hadir membawa gebrakan baru di industri kebugaran. Mengusung konsep eksklusif khusus laki-laki (pria), ARC Gym menawarkan lingkungan latihan yang gahar, fasilitas sekelas gym premium, namun dengan harga yang sangat merakyat.

Nama ARC Gym bukan sekadar singkatan tanpa makna. Sang Founder (pendiri) mengungkapkan bahwa nama tersebut diambil dari dua filosofi besar yang mendasari berdirinya tempat ini.

Pertama, kata “ARC” diambil dari Archery (busur panah). Hal ini melambangkan tujuan yang tajam dan jelas. Kedua, terinspirasi dari Noah’s Ark (Bahtera Nuh), yang dimaknai sebagai sebuah wadah atau tempat perlindungan.

Tujuannya jelas. Saya menyediakan wadah ini hanya untuk orang-orang yang nge-gym maunya fokus, tidak terganggu dengan hal lain, dan meminimalisir distorsi,” ungkap pendiri ARC Gym, Jarot, Rabu (11/2/2026).

Ada alasan spesifik mengapa ARC Gym mengkhususkan diri untuk pelanggan pria. Jarot  mengamati dua keresahan utama di kalangan laki-laki. Pertama, banyak suami atau pria yang tidak diizinkan oleh pasangannya untuk berlatih di gym campur karena khawatir akan berbagai interaksi yang tidak diinginkan.

Kedua, banyak pria, baik pemula, mereka yang kelebihan berat badan, maupun yang sudah berumur, merasa insecure (kurang percaya diri) saat harus masuk ke gym konvensional.

ARC Gym memecahkan masalah ini dengan mengusung kampanye “Anti-Glamor”. Di sini, tidak ada tekanan untuk tampil keren. Anggota dibebaskan berlatih menggunakan pakaian apa saja—bahkan sekadar kaos oblong yang sudah belel atau kaos tidur sekalipun.

“Lingkungan ini diciptakan agar para member tidak perlu banyak gaya atau drama, melainkan murni fokus pada pembentukan otot (maintaining muscle) dan Kesehatan,”katanya.

Slogan “Straight, Strong, Struggle” dalam Desain Industrial yang Gahar. Begitu melangkah masuk, pengunjung tidak akan menemukan desain interior yang feminin atau terlalu rapi ala gym komersial di mal. ARC Gym dibangun dengan konsep industrial yang sangat kental.

Besi-besi ekspos, nuansa gelap yang aesthetic, dipadukan dengan dentuman musik rock, membuat atmosfer gym ini terasa sangat “laki” dan gahar. Suasana ini dirangkum sempurna dalam slogan mereka: Straight, Strong, Struggle—sebuah pesan motivasi bagi para pria untuk terus berjuang membentuk versi terbaik dari diri mereka dengan jalan yang lurus.

Meski memposisikan diri sebagai gym untuk kalangan menengah ke bawah, ARC Gym secara mengejutkan berani menghadirkan fasilitas yang mampu bersaing dengan gym besar:

Menggunakan mesin fitness merek SUA yang telah diklaim sangat cocok dan presisi untuk postur tubuh (biomekanika) orang Asia dan Indonesia.

Ruang Kardio Ber-AC: Tersedia 6 unit treadmill dengan kualitas sangat layak yang ditempatkan di ruangan khusus berpendingin udara.

Ruang ganti ber-AC didesain sangat nyaman. Menariknya, ukuran loker (Kecil, Sedang, Besar) dibuat bervariasi berdasarkan riset kebiasaan pria. Jadi, baik member yang membawa tas gym besar maupun yang hanya membawa sling bag kecil, semua mendapat tempat yang pas.

Ruang Sauna, ini adalah fitur “Sultan” yang jarang ditemukan di gym kelas menengah. Ruang sauna kayu ini mampu menampung 6 hingga 7 orang sekaligus, cocok untuk relaksasi bersama teman usai angkat beban.

Sang pendiri sangat memahami keluhan para gym-goer terkait kamar mandi. Oleh karena itu, ARC Gym memastikan shower air panas mereka memiliki tekanan air yang sangat kencang di dalam ruang bilas berdesain industrial.

Strategi marketing terakhir yang membuat ARC Gym sulit ditolak adalah harganya. Dengan segala fasilitas setara gym premium di atas, biaya keanggotaannya hanya dipatok di angka Rp300.000 per bulan.

Tidak berhenti sampai di situ, ARC Gym juga menyediakan fasilitas coffee shop (kedai kopi) internal. Kopi yang dijual dipastikan memiliki rasa yang tak kalah bersaing dengan coffee shop luar, namun dibanderol di bawah harga pasaran.

Melalui perpaduan harga terjangkau, fasilitas lengkap, dan lingkungan yang suportif tanpa judgement, ARC Gym bukan sekadar tempat olahraga, melainkan sebuah komunitas atau “bahtera” tempat para pria menempa fisik dan mental mereka secara fokus. []

 

Popular

Related

Berita Lainnya