SOLO–Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani menyampaikan bahwa rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-281 Kota Solo berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai menghadiri Festival Jenang di Selasar Ngarsopuro, Selasa (17/2/2026).
Astrid menjelaskan bahwa sebelumnya telah dilaksanakan upacara tradisi dalam rangka HUT ke-281 Kota Solo yang berjalan lancar dan penuh makna.
“Alhamdulillah, dalam rangka memperingati hari ulang tahun Kota Solo ke-281, tadi kita telah melaksanakan upacara tradisi di Stadion Sriwedari dan semuanya berjalan dengan lancar dan lanjut tradisinya ke Festival Jenang,” ujarnya.
Menurut Astrid, jenang memiliki makna filosofis yang mendalam dalam budaya Jawa, sebagai simbol doa dan permohonan keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Festival jenang ini merupakan bagian dari tradisi budaya Jawa. Jenang dipercaya sebagai simbol doa dan harapan keselamatan. Filosofi “kelengketan” jenang ini menggambarkan harapan agar masyarakat Solo tetap guyub rukun, adem ayem saklawase,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang turut memeriahkan seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-281 Kota Solo.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah antusias mengikuti perayaan hari ulang tahun Kota Solo ke-281 sekaligus memeriahkan Festival Jenang,” tambahnya.
Lebih lanjut, Astrid menyampaikan bahwa peringatan tahun ini terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek bagi masyarakat Tionghoa.
“Hari ini juga menjadi hari yang spesial karena bertepatan dengan Tahun Baru Imlek. Atas nama Pemerintah Kota Surakarta, kami mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek. Semoga sukses dan kebahagiaan menyertai kita semua,” pungkasnya.
Peringatan HUT ke-281 Kota Solo diharapkan semakin memperkuat nilai-nilai kebudayaan, kebersamaan, dan kesejahteraan masyarakat Kota Solo. []



