Mengenal Alyantha Wiguna, Pembalap Cilik Asal Sragen

SRAGEN – Ajang kompetisi Road Race dengan risiko keselamatan yang tinggi, biasanya diikuti oleh para pembalap berusia dewasa. Namun, hal itu terbantahkan dengan kehadiran Alyantha Wiguna Hapsoro (5 tahun) pembalap cilik asal Desa Saradan, Kecamatan Karangmalang.

Dilansir dari laman sragenkab, Antha, sapaan akrabnya itu sudah 2 tahun menekuni hobi ekstrimnya yaitu balapan motor. Alhasil meski baru berusia 5 tahun, Antha berulangkali menjadi juara dalam ajang road race tingkat Provinsi bahkan Nasional.

Buah hati ketiga dari pasangan Hapsoro Rudito (37 tahun) dan Septika Hapsari (33 tahun) itu bakal meneruskan jiwa balap sang ayah yang juga pernah berkiprah di dunia balap motor tingkat nasional.

Ayah Antha, Hapsoro Rudito mengatakan terakhir Antha sukses meraih juara pertama dalam ajang perlombaan Gass Tipis Racing (GTR) Championship 2020 kategori Mini GP Beginner usia 6-10 tahun di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat (8/11/2020).

“Alhamdulillah, Antha berhasil meraih tropi dan berdiri di podium pertama dalam event Gass Tipis Racing Open 2020 untuk kelompok Mini GP dan mengalahkan belasan pembalap yang usianya jauh lebih tua darinya,” ungkap Hapsoro.

Hapsoro yang sudah gantung helm tahun 2017 itu menceritakan awal mula mengerti bakat yang dimiliki putra bungsunya itu bermula dari sering diajak menonton saat dirinya masih berlaga di arena balapan.

“Saat itu antha masih berumur 3,5 tahun, sering saya ajak ke arena balapan, dari situ mulai terlihat dia tertarik dan senang selanjutnya saya bimbing dari awal dasar. Awalnya menggunakan motornya mini GP motor kecil, yang 50 CC,” terangnya.

Hingga akhirnya, Hapsoro memutuskan untuk lebih mengasah bakat putranya dengan melatih mini GP seminggu 4 kali.

“Baru enam bulan latihan, tapi semangatnya sudah bagus. Bahkan ketika saya coba ikutkan kejuaraan mini GP pertama kali di Open King Road Race Bantul, Yogyakarta, dia sudah bisa meraih juara 4. Saat itu Antha usianya baru 4 tahun, padahal pesaingnya kebanyakan umur 7 tahun,” kata Hapsoro.

baca: PBSI Karanganyar Bakal Gelar Turnamen Serentak di 17 Kecamatan

Hapsoro berharap kemampuan balap yang dimiliki Antha bisa terus meningkat sehingga bisa menjadi pembalap berprestasi hingga kancah Asia maupun Internasional.

Sementara, pembalap kecil Sragen, Aliantha Wiguna Hapsoro mengaku senang menekuni dunia balap motor. Bahkan dirinya bercita-cita menjadi seperti Pembalap MotoGP tingkat Internasional asal Spanyol Marc Marques.

%d bloggers like this: