Konsep Wisata Keluarga Menjadi Visi Kolam GMI Menarik Wisatawan

SUKOHARJO – Menggarap kolam pemancingan ikan untuk dijadikan destinsi wisata keluarga itulah yang saat ini sedang dikonsep oleh Andy ‘Gabah’ Wijaya pemilik kolam pemancingan ikan Gemar Makan Ikan yang berada di Desa Kriwen Kecamatan Sukoharjo.

“Kedepan di samping kolam pemancingan akan dibangun wahana permainan anak-anak, ada kolam renang, rumah kelinci, outbond, ataupun resto,” ujar Andy kepada Solotrend, Minggu (7/3/2021).

Hal ini dilakukan untuk menarik wisatawan luar daerah (Sukoharjo) dan ini terbukti saat diadakan lomba mancing banyak peserta dari luar daerah seperti Bogor, Grobogan, Semarang, Ponorogo, Madiun ikut dalam perlombaan tersebut.

Kolam GMI memiliki luas 6500 m juga menyediakan kelas ekonomi dan eksekutif. Konsep ini belum pernah dipakai oleh pengelola kolam lainnya.

“Ada tiket ekonomi dan eksekutif, jika tiket ekonomi tidak berjarak sedang untuk tiket eksekutif berjarak dan diberikan tempat duduk yang nyaman. Hal ini kita lakukan untuk memberi fasilitas kepada pemancing, Karena pemancing mempunyai tipikal berbeda-beda,” tambanhnya.

Kolam GMI sendiri berdiri pada tahun 2018 menghadirkan konsep baru yaitu tabur ikan bawa pulang. Dimana para petarung dan pencari ikan bisa guyub disini.

Kedua kita ambil tema kolam Gemar Makan Ikan dalam rangka membantu program pemerintah yaitu mencanangkan makan ikan, karena ikan sendiri proteinnya sangat bagus dan agar orang Indonesia geamr makan ikan

Lanjut Andy, selain itu kolam pemancingan GMI juga peduli lingkungan yaitu dengan menumbuhkan perekonomian sekitar hal ini dibuktikan semua karyawan merupakan penduduk sekitar.

Tak hanya itu program sosial juga dilakukan oleh pengelola kolam GMI, dari seluruh penjualan tiket yang ada disisihkan 5 % selama seminggu sekali dikumpulkan dan disumbngan ke panti asuhan yatim atau lembaga sosial lainnya.

Jika ada pemancing yang sakit, keluarganya meninggal atau ada bencana alam dana sosial tersebut juga bisa digunakan untuk membantu.

Contohnya beberapa bulan yang lalu ada daerah yang mengalami kekeringan, maka kolam GMI memberikan bantuan air bersih sejumlah 20 tangki.

“Program ini terus kami lakukan sebagai bentuk kepedulisan sosial antar sesama, dan mengajak para pemancing secara tidak langsung menyisihkan uangnya,” katanya.

baca: Lomba Mancing Kolam GMI Perebutkan Total Hadial 29 Juta

Selain di sukoharjo, Andy juga memiliki kolam pemancingan di daerah lain seperti di Sragen dan Boyolali.

Kedepan Andy juga akan menjual franchise konsep kolam pencingan yang saat ini sedang ia garap. Ia yakin seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang makin membaik ini konsep wisata akan diterima oleh masyarakat pada umumnya.

%d bloggers like this: