Solo Raya

Silaturahmi Akbar Ulama dan Tokoh Wujudkan Persatuan Umat Islam

SOLO-Ribuan umat Islam menghadiri acara Silaturahmi Akbar antar ulama dan tokoh Islam. Kegiatan yang mengambil tema, ‘Bersatu dalam Perbedaan Menuju Peradaban Mulia’ diselenggarakan di Masjid Agung, Rabu (9/8/2023) malam.

Beberapa tokoh yang hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya KH Shofwan Fauzi (Rois Syuriah PC NU Surakarta), KH Anwar Sholeh (Ketua PD Muhammadiyah Surakarta), Habib Sholeh A Jufri (Ponpes Darul Musthofa), KH Muhammad Halim (Ponpes Takmirul Islam), Ustadz Ali Basmul (Al Irsyad).

Selanjutnya, KH Muzazin Marzuki (Ponpes Al Mukmin Ngruki), Ustadz Nur Khalid Syaifullah (Ketua Umum MTA), KH Syihabudin Abdul Muiz (Ponpes Isykarima), Ahmad Rifai (Al Hidayah), KH Muhtarom (Ketua Takmir Masjid Agung), Ustadz Sholahudin (DDII Soloraya), Ustadz Shobarin Syakur (Sekjen Majelis Mujahidin) serta Dr Hakimuddin Salim (DSKS).

KH Anwar Sholeh menyampaikan bahwa perbedaan merupakan sebuah keniscayaan yang tidak boleh ghulu dan ta’sir. Kalau kita lihat para imam besar semua saling menghormati.

“Asal Umat Islam itu kembali ke Al Quran dan Hadits maka kita akan kembali ke jalan yang lurus,”ungkapnya.

Ketua Umum MTA Pusat, Ustadz Nur Khalid Syaifullah dalam tausiahnya menjelaskan, malam hari ini Allah tunjukkan kekuasaannya, sesuatu yang tidak mungkin terlintas dipikiran kita, bahwa ternyata Umat Islam di Solo bisa bersatu.

“Malam hari ini atas pertolongan Allah di rumah Allah kita dipertemukan sebagai saudara muslim apapun ormas dan komunitas kita,”ujarnya.

Ustadz Nur Khalid juga berharap agar pertemuan ini tidak sekedar fisik semata namun juga mampu mempertemukan hati.

“Karena pertautan hati penting maka pertemuan fisik ini tidak ada arti jika hati kita masih tercerai berai,”tambahnya.

Dr Hakimuddin Salim mewakili DSKS dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Muharram tak lepas dari sejarah Hijrah Rasulullah SAW.

“Berbicara Muharram tidak pernah lepas dari sejarah hijrah Rasulullah. Keberhasilan hijrah tersebut tak lepas dari sinergi dari potensi para sahabat yang ada,”ujarnya.

Ada potensi Musab bin Umair yang berdakwah sebelum Rasulullah hijrah. Ada potensi Ali yang menggantikan tidur Rasulullah yang penuh resiko terbunuh begitu juga  Abu Bakar dan lain sebagainya.

Ustadz Hakim menjelaskan perpaduan yang indah yang berhasil mengantarkan hijrah Rasululkah inilah yang harusnya kita teladani.

Poin terakhir ukhuwah ini harus menjadi ukhuwah muntijah dan tidak ada ukhuwah kecuali dengan ihtimam.

Acara silaturahmi Akbar tesebut ditutup dengan pembacaan ikrar yang berisi komitmen menjaga ukhuwah Islamiyah yang dibacakan oleh KH Muhammad Halim yang diikuti oleh ribuan peserta. []

 

%d bloggers like this: