Solo Raya

Wakil Ketua FPK Jateng Ajak Generasi Muda Amalkan Nilai-Nilai Pancasila

SUKOHARJO-Di depan generasi muda Joko Triharmanto alias Jack Harun mengajak untuk terus menjaga nilai-nilai Pancasila hal ini dilakukan agar dapat menjaga persatuan dan merawat kebhinekaan yang ada di bangsa Indonesia.

“Bangsa Indonesia itu terdiri dari beberapa jenis agama,  ribuan suku, adat dan budaya. Namun semuanya dapat disatukan karena ada pemersatunya yaitu Pancasila,”ujarnya saat memberikan materi di acara Penguatan Ideologi Pancasila Melalui Program Paskibraka yang diselenggarakan oleh Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah, Jumat (24/11) di Gedung Terpadu Menara Wijaya Sukoharjo.

Pengamalan sila-sila Pancasila di sekolah wajib dilakukan seluruh siswa tanpa terkecuali.

“Jika seluruh sila pada Pancasila bisa diamalkan maka akan terbentuk kehidupan yang damai, aman, dan sejahtera. Maka itu, sebagai warga negara yang berstatus pelajar harus mengamalkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan sekolah,”katanya.

Dalam kesempatan tersebut Jack Harun juga meminta agar alumni Paskibraka muda bisa membentengi dari bahaya atau paham radikal.

“Saya saja yang berasal dari sebuah desa di Kulonprogo pada saat itu bisa terpapar paham radikal. Apalagi kalian yang tinggal di kota dan saat ini semua mudah menerima informasi karena adanya teklonogi,” tuturnya.

Terkait hal itu Wakil Ketua FPK (Forum Pembauran Kebangsaan) Jawa Tengah tersebut memberikan tips dan bagaimana cara menanggulangi agar tidak terpapar dari bahaya radikalisme.

Minimnya kesadaran masyarakat akan kebudayaan dan nilai luhur bangsa saat ini menjadi salah satu penyebab meunculnya kelompok-kelompok radikal intoleran.

“Oleh karena itu, dengan memperkuat nilai-nilai luhur bangsa dengan nilai-nilai kearifan lokal diharapkan bisa menjadi media pengenalan diri dan menjadi pengingat diri betapa pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,”tambahnya.

Mahasiswa Pasca Sarjana UNS dalam kesempatan tersebut juga menceritakan bagaimana ia dulu bisa terpapar paham radikal sehingga terlibat dalam Bom Bali 1. Jack Harun juga menyampaikan bagaimana ia bisa bertaubat dan kembali ke pangkuan NKRI.

Sementara itu narasumber lain Dr Akhmad Ramdhon dosen Fisip UNS menyampaikan tentang mulai memudarnya nilai-nilai Pancasila yang ada di genereasi muda saat ini. Ironisnya budaya barat lebih menarik dari pada budaya lokal. Sebagai contohnya saat konser Coldplay beberapa waktu yang lalu pesertanya membludak padahal tiket masuknya tidak murah. Ribuan orang rela membayar jutaan dan berdesak-desakan demi menonton artis tersebut. []

%d bloggers like this: