Pembangunan Pabrik PT Indosan Bantu Tingkatkan Investasi di Jawa Tengah

SUKOHARJO – PT Indosan Berkat Bersama (Indosan) produsen lemari brankas dan alat pemadam kebakaran, meresmikan pabriknya di desa Wirogunan, Kartasura, Sukoharjo Selasa (22/12).

Peresmian pabrik dilakukan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah Arif Sambodo yang mewakili Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Hadir pula Presiden Direktur PT Indosan Hindra C Kurniawan, Direktur Pemasaran Atmodjo Santoso, dan beberapa tamu undangan lainnya.

Pabrik  ini merupakan yang kedua setelah Jakarta.  Dengan luas 2700 meter persegi.

Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah Arif Sambodo ada penambahan nilai investasi pada triwulan ketiga yang mencapai Rp 37 triliun. Naik Rp 10 triliun dari target tahun 2020. Dimungkinkan pada triwulan terakhir masih terus bertambah.

baca: Pesona Jemani Sampai Saat Ini Masih Diminati

Pandemi membuat perekonomian terpuruk. Ekspor turun, investasi terhenti. Namun triwulan ketiga mulai tumbuh. Bahkan untuk nilai investasi sudah melebihi target dari target Rp 27 triliun, sudah tercapai Rp 37 Triliun, jumlah tersebut masih bisa bertambah di triwulan keempat. Ini membuat semangat baru untuk pulihan ekonomi.

“Investasi di Jateng triwulan ketiga  tumbuh. lokasi pabrik baru ini berapapun nilainya memberikan tambahan kenaikan investasi di Jawa Tengah. Itu berarti ada pergeliatan ekonomi,” kata Arif Sambodo.

Lebih lanjut Arif mengatakan pada triwulan kedua angka investasi -5,9%. Lalu untuk angka investasi sekarang -3%, yang berarti ada penurunan minus.

“Produksi PT Indosan merupakan contoh produk anak bangsa yang luar biasa, kualitas tidak kalah dengan produk luar. Standard keamanan sudah kelas internasional. Bisa ditiru oleh pelaku industri lain” jelasnya.

Sementara menurut Hindra Cahyadi Kurniawan, Presdir PT Indosan Berkat Bersama, Indosan  bergerak di industri brankas bersertifikat internasional. Produk brankas dengan nama SAN merupakam satu satunya bersertifikasi SNI dan internasional.

Dalam setahun produksi lemari besi sebanyak 3.600 buah dan alat pemadam kebakaran sebanyak 15.000 buah.

“Kami berkomitmen untuk berperan dalam meningkatkan produk dalam negeri,mengembangkan ekonomi masyarakat dan memperluas kesempatan kerja khususnya di Jawa Tengah,” jelas Hindra.

Selain untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri. PT Indosan juga telah mengekspor lemari besi ke beberapa negara sepertiFilipina, Hongkong, Vietnam, Thailand, Singapura,dan Malaysia.

%d bloggers like this: